Menuju Asian Games 2026: Indonesia Konfirmasi Menjadi Salah Satu Partisipasi di 9 Cabang Esports
Ditulis Oleh ARDPEDIA Pada February 16, 2026 01:13 AM

Kabar gembira akhirnya datang untuk kamu yang sudah menantikan kepastian mengenai kiprah tim Merah Putih di panggung olahraga elektronik internasional. Setelah berbagai spekulasi bermunculan, Pengurus Besar Esports Indonesia atau PB ESI, melalui Badan Tim Nasional (BTN), akhirnya membuka suara. Mereka secara resmi mengumumkan langkah strategis pertama untuk partisipasi negara kita dalam cabang olahraga Esports di ajang bergengsi Asian Games 2026.
Ajang multievent yang akan digelar di Aichi-Nagoya, Jepang, ini tentu menjadi sorotan utama. Tidak tanggung-tanggung, Indonesia dipastikan akan mengikuti mekanisme administrasi entry by number untuk sembilan nomor pertandingan. Keputusan ini diambil dari total 11 nomor yang rencananya akan dipertandingkan oleh tuan rumah. Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa kita siap bersaing dan tidak ingin melewatkan momentum untuk kembali mendulang emas di kancah Asia. Buat kamu yang penasaran game apa saja yang bakal diikuti dan bagaimana proses seleksinya, simak ulasan lengkapnya di bawah ini.
Langkah Awal Administrasi: Memahami Mekanisme Entry by Number
Sebelum kita masuk ke daftar game, ada baiknya kamu memahami dulu apa yang dimaksud dengan langkah yang diambil oleh PB ESI ini. Sesuai dengan pengumuman resminya, Indonesia mengikuti mekanisme entry by number. Ini adalah prosedur resmi yang ditetapkan oleh Olympic Council of Asia (OCA) sebagai syarat awal partisipasi.
Namun, perlu kamu catat bahwa status ini bukan berarti atlet kita sudah otomatis lolos untuk tampil di panggung utama. PB ESI menegaskan bahwa tahapan ini adalah proses administrasi wajib yang harus dilakukan oleh setiap negara peserta. Jadi, ini ibarat mendaftarkan nama negara di papan skor sebelum pertandingan dimulai. Kepala Pelatih Timnas Esports Indonesia, Richard Permana, menilai langkah ini sangat krusial untuk menjaga asa kita tetap menyala.
Menurut Richard Permana, langkah ini memastikan Indonesia tetap berada dalam jalur kompetisi resmi. Tanpa melakukan entry ini, kesempatan untuk bertanding sudah pasti tertutup rapat. Jadi, ini adalah fondasi awal yang diletakkan agar tim pelatih dan atlet bisa fokus ke tahap selanjutnya.
Daftar 9 Nomor Pertandingan yang Menjadi Fokus Indonesia
Berdasarkan keputusan yang mengacu pada aturan OCA, Indonesia akan fokus pada 9 nomor pertandingan. Pemilihan ini tentu sudah melalui pertimbangan matang mengenai potensi dan kekuatan atlet tanah air. Berikut adalah deretan judul game dan kategori yang akan diikuti:
- Mobile Legends: Bang Bang Tentu saja, game sejuta umat ini masuk dalam daftar. Sebagai salah satu kekuatan terbesar di dunia untuk skena ini, Indonesia memiliki peluang yang sangat besar.
- PUBG Mobile Di kategori Battle Royale, PUBG Mobile menjadi andalan. Rekam jejak atlet kita di kancah global membuat nomor ini wajib untuk diikuti.
- eFootball Nomor sepak bola virtual ini juga menjadi langganan penyumbang prestasi. Keikutsertaan di nomor ini diharapkan bisa menambah pundi-pundi medali.
- Gran Turismo 7 Kejutan menarik datang dari genre balap atau racing simulator. Gran Turismo 7 akan menjadi ajang pembuktian bagi para sim racer terbaik bangsa.
- Honor of Kings Meski bersaing ketat dengan game MOBA lainnya, Honor of Kings tetap menjadi prioritas untuk memperluas peluang juara.
- Pokémon Unite Game strategi yang satu ini memiliki komunitas yang cukup solid dan kompetitif, sehingga layak untuk diperjuangkan.
- Identity V Masuknya Identity V menambah variasi genre yang diikuti, menunjukkan bahwa Indonesia siap bersaing di berbagai tipe permainan.
- Naraka: Bladepoint Game aksi dengan pertarungan jarak dekat ini menuntut ketangkasan tinggi, dan kita siap mengirimkan wakil terbaiknya.
- Fighting Game (Street Fighter 6, Tekken 8, King of Fighters XV) Ini adalah kategori yang sangat menarik. Indonesia akan turun di kategori Martial Arts yang mencakup tiga judul legendaris: Street Fighter 6, Tekken 8, dan King of Fighters XV. Mengingat Asian Games 2026 diadakan di Jepang yang merupakan "kandang" bagi game fighting, persaingan di sini pasti akan sangat sengit.
Sementara itu, ada dua nomor yang diputuskan untuk tidak diikuti. Indonesia memilih untuk tidak melakukan entry pada League of Legends (PC) dan Puyo Puyo Champions (PC). Keputusan ini tentu diambil berdasarkan strategi dan fokus sumber daya agar hasil yang didapat di nomor lain bisa lebih maksimal.
Jalan Terjal Menuju Main Event: Babak Kualifikasi Menanti
Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, entry by number hanyalah pintu gerbang. Tantangan sesungguhnya ada di depan mata. Seluruh negara, termasuk Indonesia, tetap harus melewati proses Qualifier Road to Main Event. Ini adalah saringan ketat yang akan menentukan siapa yang berhak terbang ke Aichi-Nagoya.
Persyaratan kualifikasi ini nantinya akan ditentukan oleh panitia penyelenggara Asian Games, yaitu AINAGOC, yang bekerja sama dengan para publisher game terkait. Kamu harus bersabar sedikit untuk mengetahui format detailnya, karena pengumuman resmi mengenai jadwal dan sistem kualifikasi baru akan disampaikan pada bulan Maret 2026.
Richard Permana menyatakan bahwa saat ini tim pelatih masih dalam posisi menunggu kepastian teknis tersebut. “Kami menunggu informasi teknis kualifikasi dari penyelenggara agar dapat menyesuaikan langkah berikutnya sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya. Pernyataan ini menunjukkan bahwa timnas kita sangat berhati-hati dan ingin memastikan setiap langkah persiapan sesuai dengan aturan main yang berlaku.
Komitmen Pelatnas: Persiapan Matang Demi Prestasi Global
Melihat jadwal yang semakin dekat dan persaingan yang dipastikan ketat, PB ESI tidak tinggal diam. Mereka menempatkan fase kualifikasi ini sebagai tahapan yang sangat krusial dalam perjalanan menuju Asian Games 2026. Tidak ada kata santai dalam kamus mereka saat ini.
Bersama jajaran pelatih dan tim pendukung profesional, organisasi induk Esports di tanah air ini berkomitmen penuh untuk mempersiapkan para atlet. Program pelatihan yang disiapkan diklaim terstruktur, berkelanjutan, dan yang paling penting, berbasis evaluasi performa. Artinya, setiap perkembangan atlet akan dipantau secara detail untuk memastikan mereka berada dalam kondisi puncak saat babak kualifikasi dimulai.
Dengan persiapan yang matang ini, harapan besar digantungkan di pundak para atlet. Indonesia diharapkan mampu tampil kompetitif dan memiliki peluang besar untuk menembus Main Event. Mengingat perkembangan Esports di tanah air yang semakin pesat dalam beberapa tahun terakhir, keikutsertaan Indonesia di Asian Games 2026 bukan hanya soal partisipasi, melainkan menjadi momentum penting untuk menunjukkan kekuatan Esports nasional di panggung internasional. Mari kita dukung terus perjuangan mereka agar bisa mengharumkan nama bangsa!
Kalau kamu lagi cari tempat top up Diamonds Mobile Legends yang harga super hemat dan tetap aman, langsung aja mampir ke website ARDTOPUP. Banyak promo seru yang sayang banget kalau sampai kelewatan!
Ingin Punya website Top Up Game juga ? yuk kunjungi website KONTERWEB. Tempat buat website top up game otomatis Terpercaya No #1 di Indonesia
Artikel Populer
Artikel Terkait
Hasil Klasemen Honor Of Kings IKL Spring 2026: Posisi Pertama Berada di Tangan KAGENDRA
ARDPEDIA • March 15, 2026
Hasil Klasemen Honor Of Kings IKL Spring 2026: Posisi Pertama Berada di Tangan KAGENDRA
ARDPEDIA • March 15, 2026
Update PUBG Mobile PMPL ID 2026 Spring: Hasil Drawing Week 2 dan Potensi Bentrok AE vs VOIN
ARDPEDIA • March 10, 2026
Update PUBG Mobile PMPL ID 2026 Spring: Hasil Drawing Week 2 dan Potensi Bentrok AE vs VOIN
ARDPEDIA • March 10, 2026



